Sunday, February 14, 2010

Keyboard Unik Masa Masa Lalu

1. IBM PCjr
ibm Keyboard pertama yang dikapalkan IBM tetap merupakan yang terburuk sepanjang masa. Salah satu model tanpa kabel yang pernah ada, ia memerlukan supply batterai untuk dapat beroperasi. IBM menciptakan keyboard Chiclet ini dengan plastic keras yang tidak memungkinkan huruf dicetak diatasnya (sebagai gantinya, huruf, nomor, dan simbol dicetak diatas font diatas setiap tombol). Para wartawan dengan cepat memperkirakan bahwa produk ini akan dihentikan dalam jangka waktu satu tahun. Namun anehnya, IBM juga memperkenalkan keyboard dengan 101 tombol yang disebut dengan "Model M" -- yang oleh sebagian orang disebut sebagai keyboard terbaik - di tahun 1984.



2. Commodore PET 2001
Comodore


Commodore mulai menciptakan keyboard buruk saat PET dikeluarkan untuk pertama kalinya taun 1977. PET memiliki tombol space yang kecil bukannya tombol spacebar besar yang keberadaanya sangatlah penting. Ditambah lagi anda tidak akan tau kapan anda berhasil menekan sebuah tombol, karena keyboard ini terbuat dari membran yang tipis.


3. Mattel Aquarius
mattel


Mattel dengan "pintarnya" menempatkan tombol Reset yang dapat menyebabkan kecelakaan saat melakukan pengetikan. Ditambah lagi penempatakn tombol Return yang aneh menjadikannya keyboard terburuk yang pernah ada.


4. Atari 400


atari


Tombol Atari 400 sepenuhnya rata, jadi pengguna tidak akan tau jika ia telah sukses menekan sebuah tombol. Keyboard Atari 400 diuntungkan dengan penempatan layout standar, namun tombol Break yang berbahaya terletak disebelah kanan tombol Backspace.


5. Timex Sinclair 1000
timex


Timex Sinclair 1000 menembus batas baru saat PC memasuki pasar retail di AS dengan harga $100, anda tidak akan mendapatkan banyak untuk harga ini: hanya display hitam-putih, tanpa suara, 2KB RAM dan keyboard kecil yang rata. Sehubungan dengan ukurannya yang sangat kecil, Sinclair membuat skema perintah BASIC keyword untuk setiap tombol, jadi pengguna hanya perlu menekan satu tombol (P untuk Print), tujuannya tentu saja untuk memudahkan. Namun saat anda menekan tombol tanpa maksud menggunakan basic command, anda Pusing dibuatnya.


6. Texas Instruments TI-99/4
texas poker


Diluncurkannya TI-99/4 pada tahun 1979, pelopor sirkuit terintegrasi - Texas Instrument membuat langkah dengan masuk ke pasar komputer rumahan dengan harga $1150 per paket yang mencakup monitor khusus dan keyboard Chiclet yang tampak seperti kalkulator. Yang paling mengganggu dari keyboard ini adalah fungsi tombol Shift-Q yang akan menghentikan semua program dan mematikan komputer. Banyak yang menghilangkan pekerjaan sehari penuh hanya karena ingin membuat huruf Q kapital.


7. Tandy TRS-80 Micro Color Computer MC-10
tandi


Cemburu dengan kesuksesan Spartan Timex Sinclair 1000 saat ia meluncurkan MC-10 tahun 1983, yang desainnya tidak mementingkan minimalisasi. Untuk hampir setiap pekerjaan, komputer yang lebih besar (seperti TRS-80 Color Computer) akan melakukan pekerjaan dengan lebih baik. Keyboard MC-10 secara mengejutkan sangat responsive untuk ukuran keyboard Chiclet. Sayangnya banyak tombol yang memiliki 4 fungsi yang berbeda secara bersamaan. Dan secara layout, ia memiliki 4 kekurangan: tombol Break ada ditempat dimana seharusnya tombol Backspace, tidak ada tombol Backspace, tidak ada tombol shift disebelah kiri, dan satu tombol shift mencerminkan fungsi tombol diseberangnya. Namun setidaknya ia kali ini memiliki tombol spacebar.


8. Commodore PET 2001-32-N
pet2000000


Commodore PET (2001-32-N) diluncurkan sebagai update dari keyboard Commodore PET yang pertama. Namun untuk desainnya masih menempatkan tombol Run/Stop disebelah tombol Return. ia masih tidak memiliki tombol Backspace.


9. Commodore 64



Commodore 64 memiliki tiga kelemahan, Yaitu ;

  1. Banyaknya simbol pada tiap tombolnya membuat bingung secara visual

  2. Sangat tidak ergonomis

  3. Banyak kesalahan dalam meletakkan tombol kunci

1 comments:

Busyet .. keyboardnya lebih tua dari saya :mrgreen: ... Saya pernah ngeliat "peninggalan sejarah" itu di gudang kantor babeh..

Post a Comment